Ingin Tahu Karyawan Bahagia? Ini Rahasianya

 

Ingin Tahu Karyawan Bahagia? Ini Rahasianya

Memang butuh usaha lebih untuk menghadapi tekanan pekerjaan, tapi bukan tak mungkin Anda bisa melalui tekanan sebesar apa pun sehingga dapat lebih berbahagia dalam bekerja. Contek saja rahasia karyawan bahagia menurut salah satu buku terlaris di New York, The Happiness Project karya Gretchen Rubin.

1. Senang menggunakan cuti.
Denmark dinyatakan sebagai negara yang punya karyawan paling bahagia di bumi. Penyebabkan adalah karena perusahaan di sana mewajibkan tiap pekerja untuk mengambil jatah cuti yang bisa mencapai sebulan lamanya.

Mereka percaya, kalau rehat sejenak dari kantor bisa membuat pikiran lebih segar dan bahagia saat bekerja. Sehingga karyawan tak segan bekerja keras untuk bisa merasakan nikmatnya cuti.

2. Perjalanan singkat ke kantor.
Carilah transportasi tercepat yang bisa membawa Anda menuju kantor tidak lebih dari satu jam. Sebab semakin lama Anda di perjalanan, semakin rendah pula produktivitas dalam bekerja. Bila tak juga memungkinkan, lakukan kegiatan menyenangkan untuk menghindari stres berkepanjangan saat macet.

3. Akrab dengan rekan kerja.
Jabatan atau gaji merupakan dua hal penting dalam bekerja, namun tak menjadi alasan utama seorang karyawan merasa bahagia. Melainkan hubungan baik dengan atasan dan rekan satu kantor yang bisa membuat pekerjaan lebih mudah dilakukan. Setelah itu barulah diikuti gaji dan jabatan.

4. Senang menolong.
Mengejar ambisi untuk sukses itu baik, namun imbangi dengan menolong mereka yang membutuhkan. Sehingga Anda tidak akan terus merasa kekurangan karena punya kesempatan bersyukur.

5. Punya waktu bersenang-senang.
Masih sempat hangout atau olahraga sepulang kantor menjadi salah satu tanda kalau Anda sukses mengatur waktu. Punya kehidupan lain selain pekerjaan membuat Anda lebih menikmati hidup dan jauh dari tekanan. (*)

Editor: Suryana Anas

Sumber: Kompas.com & TribuneTimur

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s