Buruh dan Pekerja Tolak Politik Upah Murah

Serikat buruh dan pekerja menolak politik upah murah pada tahun 2014 mendatang.

Pasalnya, atas ancaman pengusaha akan menutup usahanya akibat perubahan Permenakertrans Nomor 17/2005 dengan Nomor 13/2012 tentang Komponen dan Pelaksanaan Tahapan Pencapaian (KHL) pemerintah menghamba kepada pengusaha dengan memberi keleluasaan dan mempermudah proses penangguhan upah minimum yang penuh dengan manipulatif.

“Ditambah lagi kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi yang diikuti dengan kenaikan harga barang di pasaran, ongkos transportasi yang mengakibatkan menurunnya daya beli para buruh,” ujar aktivis Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Rusdi dalam jumpa pers di kantor LBH Jakarta, Jalan Diponegoro 72 Jakarta, Minggu (18/8).

Dia menjelaskan, dari penelitian pada bahwa rata-rata pengeluaran riil buruh per kabupaten selalu lebih tinggi bagi buruh dengan atau tanpa tanggungan dibanding upah riil dan upah minimum kabupaten/kotamadya (UMK). Rata-rata upah total hanya mampu membayar 74,3 persen rata-rata pengeluaran riil buruh dan UMK hanya mampu membayar 62,4 persen rata-rata pengeluaran buruh per bulannya.

“Ini menunjukkan tingkat upah minimum tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup layak buruh, dan masih jauh dari pengeluaran riil buruh,” kata Rusdi.
Karena hal itu, lanjutnya, buruh harus melakukan penghematan kebutuhan pokok dan hidup dalam lingkaran utang. Maka dampak dari politik upah murah melestarikan dan memperpanjang rantai kemiskinan bagi para buruh dan pekerja.

Buruh juga mengecam pernyataan Menteri Perindustrian MS Hidayat bahwa kenaikan upah tahun depan berdasarkan tingkat inflasi, khususnya di industri padat karya yang melestarikan dan memperpanjang rantai politik upah murah.
“Kami menyerukan kaum buruh untuk melakukan perlawanan dan menolak politik upah murah di tahun 2014 dengan melakukan aksi-aksi yang strategis untuk membebaskan kaum buruh dari lingkaran kemiskinan,” jelas Rusdi. [rus]

Sumber : R-Mol

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s