GO PUBLIK … GO POLITIK … !!!

1

2Obon Tabroni SE

                                                  Sadarkah kita… … manusia hidup sehari-hari tak bisa lepas dari “Politik” . Semua kebijakan yang ada adalah produk politik . Dari Urusan terkecil sehari-hari , sebut saja misalnya harga cabe , pupuk , biaya sekolah , biaya kesehatan , transportasi dan infrastruktur . Dalam bidang ketenagakerjaan misalnya upah , sistem kerja dan hak – hak buruh lainnya juga produk politik . Oleh karena itu , agar produk kebijakan yang ada berpihak kepada kaum buruh/rakyat kecil , kita semua tak boleh apatis terhadap politik . Tak boleh urusan politik hanya dipasrahkan kepada orang-orang yang tidak kenal tanpa mandat yang jelas .

3

Priode orde lama gerakan buruh dekat dengan politik , sehingga pada priode itu aturan undang – undang yang dibuat sangat bagus, karena ada peran serta buruh didalam merumuskan aturan tersebut.

Pada Priode orde baru gerakan buruh dijauhkan dari politik praktis, kita semua disibukkan dengan persoalan dipabrik , padahal , persoalan kita dipabrik , kesejahteraan yang kita dapat , semua akibat kebijakan politik . Sehingga asumsi yang melekat adalah bahwa bahwa politik itu jahat, politik itu kotor , politik itu sumber perpecahan dan pandangan buruk lainnya .

4

Data yang ada membuktikan hampir 66% anggota DPR berasal dari unsur pengusaha dan orang-orang yang dimodali oleh pengusaha . Sehingga agak sulit bagi mereka untuk memperjuangkan hak – hak buruh , dan dipastikan mereka tidak paham persoalan yang kita hadapi . Dampaknya kontrak yang berkepanjangan , praktek kerja outsourching merajalela dan PHK massal tanpa kejelasan hak – haknya . Buruh hanya diperhatikan menjelang PEMILU , PILKADA, PILGUB , PILPRES sebagai kantung suara setelahnya dilupakan. Dan kita kembali menggeluti persoalan yang sama dan itu terus berulang dari waktu kewaktu .

5

Kalau toh kita semua anti politik dan menganggap politik itu kotor lantas kita bersama – sama melakukan boikot PEMILU atau GOLPUT maka dapat dipastikan PEMILU akan tetap berjalan . Malah kita yang rugi karena PEMILU menghasilkan orang – orang yang tidak akan mewakili kita, yang juga tidak paham persoalan kita . Melihat kondisi diatas tidak ada pilihan bagi kita untuk memulai melakukan terobosan strategi perjuangan baru , buruh yang selama ini hanya menggunakan cara perundingan dan aksi ternyata belum mengahasilkan hasil yang maksimal .

PEMILU kali ini kita semua harus berani menyatakan sikap merubah strategi dengan memilih calon yang ditunjuk oleh kita dan berasal dari kita yang dapat dikontrol oleh kita bersama, calon yang VISI dan MISInya mencerminkan kebutuhan kita . Untuk itu mari dukung dan menangkan calon – calon anggota legislatif dari buruh , perjuangan buruh dari pabrik menuju publik .

6

clip_image002

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s