#Puisi *ShaidulKhatir:)*

= Kenikmatan yang Menipu =

Engkau laksana tiada yang mendengar kabar mereka yang telah lalu …
Tiada pula engkau melihat waktu memperlakukan teman-temanmu …
Jika engkau tak sadar bahwa itulah rumah-rumah mereka yang abadi …

Kubur-kubur mereka lenyap diterpa angin yang menderu …

*Wahai siapa saja yang detik-detik kehidupannya terus melaju , betapa anehnya kelakuan mereka , seperti manusia yang tak tahu dan tak mengerti apa-apa:)*

Bagaimanakah bisa matanya lelap terpejam … ?
Padahal dia tak tahu kemana akan kembali …

= Berhati – hati , Cara untuk Selamat =

*Simaklah apa yang dikatakan oleh Sayyidina Hamzah kepada Wahsyi berikut ini :)*

Berlaku Cermatlah… !
Janganlah engkau lihat kemana kilat itu menyambar …
Kilat itu mungkin hanyalah tipuan belaka…

Pejamkanlah matamu , …
Engkau akan selamat dari mara bahaya …
Engkau akan dapatkan dan peroleh pahala …
Petaka kaum muda adalah larut dalam nafsunya …

Awal bara nafsu ada dalam tatapan mata …

= Kesempurnaan Akal =

*Sempurna Akal ialah semangat yang tinggi , sedangkan yang rela dengan yang rendahan adalah mereka yang berjiwa rendah:)*

Tak kulihat cela manusia yang lebih besar … …
Daripada mereka yang tak mampu menjadi sempurna ….

Dia lemparkan tubuhnya kedalam sungai seraya berkata :
“Awas ! Berhati-hatilah , jangan sampai engkau basah …

Betapa malangnya aku , yang tenggelam dalam salahku …
Laksana tawanan , tanpa tali dan belenggu …

Apa dayaku kini , setelah habis upayaku …
Kala sayap terbentang kukatakan terbanglah wahai diriku …

= Kebaikan & Keburukan =

*Generasi penerus yang jauh lebih dewasa pikiran dan perbuatan daripada generasi pendahulunya , Dikatakan dalam sebuah Syair : )*

Malam dan Siang selalu mengandung , namun
Tiada yang tahu selain Allah apa yang akn dilahirkan keduanya … …

= Ilmu & Amal =

*Anda tak pernah lagi mengamalkan apa yang anda ketahui :)*

Lakukanlah dengan segala sesuatu dengan perlahan – lahan …
masa depan hidupmu belum berpaling …

Takutlah dengan serangan yang mendadak …
hingga waktu seakan dilipat begitu cepatnya …

Jadikanlah dirimu sebagai tentara …
yang terhimpun siap berlaga dimedan perang…

= Kekayaan yang terbesar =

*Pahitnya takdir akan menjadi sesuatu yang manis , seperti yang dikatakan oleh seorang penyair :)*

Azab-Nya Kepadamu sebenarnya adalah kenikmatan …
Jauhnya Dia dari sisimu sesungguhnya adalah dekat …

Engkau bagiku laksana Rohku …
bahkan engkau lebih aku cintai …

Cukuplah arti cinta untukku …
yang Engkau cintai kucintai pula …

*Orang – orang Muhibbin (para pecinta Allah) berkata, :)*

Apa yang bukan dari-MU buruk dimataku …
apa yang Engkau lakukan selalu baik adanya …


Sumber diambil dari buku : Cara Manusia Cerdas Menang dalam hidup By: IMAM IBNU AL – JAUZIY

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s